GajiPekerja.com

Informasi Gaji Pekerja Indonesia!

8 Oktober 2022

TRIBUNNEWS.COM – Ratusan warga Afrika Selatan menggelar aksi protes di Pretoria dan Cape Town pada Rabu (24/8/2022).

Massa menentang inflasi yang telah melonjak ke level tertinggi dalam kurun 13 tahun.

Protes dipimpin oleh kelompok serikat buruh Kongres Serikat Buruh Afrika Selatan (COSATU), sekutu lama Kongres Nasional Afrika yang memerintah.

Dikutip Al Jazeera, kerusuhan buruh sering mempengaruhi sektor-sektor seperti pertambangan selama negosiasi upah.

Namun COSATU, serikat pekerja terbesar di Afrika Selatan, jarang memimpin protes nasional.

Pejabat serikat mengatakan lebih banyak pemrotes diperkirakan akan bergabung dalam pawai seiring berjalannya hari.

Departemen Layanan dan Administrasi Publik mengatakan, pegawai negara yang berpartisipasi dalam protes yang dipimpin COSATU, yang didukung oleh serikat pekerja dari federasi lain, tidak akan dibayar.

Baca juga: Juarai Miss Supranational 2022, Lalela Mswane: Ini Kemenangan Afrika Selatan

Pendukung Kongres Serikat Buruh Afrika Selatan (COSATU) bernyanyi dan menari di “National stayaway protes” di alun-alun Fitzgerald di Johannesburg untuk memprotes kebijakan ekonomi negara, upah, serta tingkat pengangguran yang tinggi di negara itu pada 7 Oktober, 2021.

Para pengunjuk rasa memegang plakat bertuliskan “Berhenti Membebani Pajak Makanan Pokok”.

Mereka juga bernyanyi saat berbaris melalui pusat Pretoria menuju Union Buildings, lokasi kantor Presiden Cyril Ramaphosa, pendiri COSATU.

Di Cape Town, mereka berbaris menuju Parlemen.


Artikel ini bersumber dari : www.tribunnews.com.