Komponen Slip Gaji

Komponen Slip Gaji – Bagi setiap orang bekerja, waktu gajian adalah yang paling ditunggu-tunggu setiap saat. Namun, apakah Anda memahami komponen slip gaji itu apa saja? Mungkin beberapa orang seringkali menganggapnya sebagai hal remeh. Padahal, sebenarnya mengetahui informasi ini adalah sebuah hal penting.

Macam-Macam Komponen Slip Gaji

Komponen Slip Gaji

Dalam slip gaji ada banyak sekali komponen-komponen yang ada. Namun, itu juga tergantung pada jabatan atau posisi yang didapatkan oleh tiap individu tersebut. Tetapi, berikut adalah beberapa komponen slip gaji secara umum didapatkan oleh para pekerja. Untuk itu, simak uraian singkatnya di bawah ini.

1.  Gaji Pokok

Komponen slip gaji yang paling utama adalah gaji pokok. Gaji pokok menjadi jumlah gaji yang sudah diputuskan oleh perusahaan tempat Anda bekerja. Keputusan besaran gaji ini didasarkan kepada jabatan karyawan yang bersangkutan di tempat usaha tersebut. Semakin tinggi jaban, semakin tinggi juga gajinya.

  • Cek : Kumpulan Blog Dunia Kerja dan Gaji Terbaru

Umumnya besarannya ditetapkan dari jenjang karir dan juga kompetensi orang yang bersangkutan. Semakin tinggi jenjang karirnya, maka akan semakin besar juga gajinya. Termasuk juga jika seseorang memiliki kompetensi yang bagus, maka kemungkinan gaji cukup besar juga akan semakin meningkat.

2.  Tunjangan

Tunjangan dapat dikatakan juga sebagai pelengkap dari gaji pokok. Tunjangan juga masih dibedakan dalam beberapa macam jenis. Umumnya tunjangan yang diberikan kepada karyawan suatu perusahaan adalah seperti tunjangan transportasi dan juga kesehatan serta masih banyak lagi jenis tunjangan lainnya.

Baca Juga :   Rumah Mewah Harga Murah Fasilitas Banyak, Paket Lengkap Membeli Hunian Terbaik Ini!

Selain itu, tunjangan juga dibedakan dalam dua jenis yakni tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap. Biasanya ketika seseorang mendapatkan gaji pokok, maka tunjangannya juga akan diberikan secara bersamaan. Jumlah tunjangan tiap karyawan juga sama rata antara karyawan satu dengan lainnya.

3.  Potongan

Selain mendapatkan gaji, biasanya karyawan yang bekerja di suatu perusahaan juga akan mendapatkan potongan pada setiap gaji yang didapatkan. Jumlah potongan ini juga berbeda-beda pada tiap-tiap individunya. Ini tentu berbeda dengan tunjangan yang diberikan secara sama rata.

Biasanya potongan diambil dari gaji karyawan yang disebabkan oleh alasan-alasan tertentu. Potongan yang biasanya dikenakan pada karyawan adalah diantaranya potongan pajak penghasilan, BP Jamsostek, kedisiplinan, asuransi hari tua, asuransi kesehatan dan masih banyak lagi lainnya.

4.  Upah Lembur

Seorang karyawan perusahaan juga akan bisa mendapatkan upah lembur jika mereka bekerja lebih dari ja biasanya. Hal ini sesuai dengan peraturan Menteri Ketenagakerjaan yang memberikan pernyataan bahwa jika seorang karyawan bekerja lebih dari 7 jam sehari dan 40 jam dalam 1 minggu.

Maka, waktu lebihan itu terhitung sebagai waktu lembur kerja. Maka dari itu, karyawan yang bersangkutan berhak untuk mendapatkan upah tambahan untuk waktu lemburnya tersebut. Biasanya biaya lemburan ini akan ditetapkan sendiri oleh tiap-tiap perusahaan tempat seseorang bekerja.

5.  Bonus atau Komisi

Terkadang saat sedang bekerja, seseorang akan bisa mendapatkan bonus atau komisi dalam jumlah tertentu. Komisi ini bisa berupa uang maupun barang yang diterima oleh seorang karyawan. Ini merupakan sebuah reward atas pencapaian target yang telah bisa diperoleh oleh seorang karyawan.

Baca Juga :   Belajar 2 Bahasa Isyarat Tangan di Indonesia. Ada Contoh Katanya!

Biasanya seorang karyawan akan memiliki peluang untuk mendapatkan bonus pada hari-hari besar atau ketika performa kerjanya dalam perusahaan mengalami peningkatan pesat. Orang yang menerima bonus ini pun tidak selalu sama dalam setiap waktu. Karena setiap orang memiliki kesempatan mendapatkannya.

6.  Informasi Pajak

Jika Anda seorang karyawan pabrik, maka tentu Anda juga akan mendapatkan informasi-informasi seputar pajak yang harus dibayarkan. Ini karena hal tersebut merupakan kewajiban dari perusahaan untuk melakukan penerapan terhadap pembayaran pajak. Pembayaran juga harus sesuai dengan peraturan.

Ini bertujuan untuk menghindarkan diri para karyawan dari hal-hal yang tak diinginkan. Maka dari itu, sangat penting bagi perusahaan untuk memberikan rincian pembayaran pajak pada slip gaji karyawannya. Agar mereka bisa mengetahui jumlah pajak yang harus mereka bayarkan.

Pentingnya mengetahui Komponen Slip Gaji

slip gaji karyawan

Meskipun, tidak sedikit karyawan yang tidak mempedulikan komponen dalam slip gaji mereka. Namun, mencantumkannya adalah sebuah keharusan dan wajib untuk dilakukan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa mencantumkan hal ini adalah sesuatu yang penting.

  • Karyawan mengetahui jumlah gajinya
  • Karyawan mengetahui jumlah uang lemburannya
  • Karyawan mengetahui jumlah potongan dalam gajinya
  • Memberikan informasi lengkap kepada karyawan mengenai gaji yang didapatkan
  • Memberikan informasi mengenai bonus yang didapatkan oleh karyawan
  • Sebagai penyemangat dalam bekerja agar dapat menjadi semakin giat

Sekian sedikit penjelasan singkat dari GajiPekerja.com mengenai komponen slip gaji karyawan yang perlu untuk Anda ketahui. Hal tersebut merupakan sebuah hal wajib yang harus setiap karyawan tahu. Itu semua tentu untuk dapat menghindarkan dari hal-hal tak diinginkan. Termasuk juga memberikan informasi mengenai gaji mereka.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiPekerja.com di Google News

  • Tinggalkan komentar