Karyawan Swasta

Karyawan Swasta – Beberapa orang mungkin tidak ingin bekerja menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Salah satu alternatifnya Anda bisa mencoba menjadi pegawai karyawan swasta. Untuk itu, sebaiknya pahami terlebih dahulu pengertian dan kelebihan-kelebihan yang bisa didapatkan jika menjalani profesi ini.

Pengertian Karyawan Swasta

Pengertian Karyawan Swasta
Karyawan Swasta

Karyawan swasta yakni orang yang melakukan pekerjaan di bisnis bukan milik negara. Bisnis tersebut adalah milik pribadi atau beberapa orang saja. Perusahaan tersebut hanya dipegang dan dikelola oleh individu atau kelompok tersebut.

Pada masa sekarang ini, banyak orang yang lebih senang bekerja sebagai karyawan swasta dibandingkan PNS. Atau ada juga segelintir kelompok menetap di usaha ini karena gagal dan ditolak saat melamar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Meskipun, pada kenyataannya bekerja sebagai pegawai negeri dan sipil itu memiliki perbedaan cukup signifikan. Namun, keduanya tetap memiliki keuntungan dan juga kekurangannya masing-masing. Semuanya terletak pada kemampuan tiap individu sendiri-sendiri.

Keuntungan Profesi Karyawan Swasta

Menjadi seorang karyawan swasta tentu memiliki beberapa keuntungannya sendiri. Terutama bagi mereka yang sudah terbiasa menjalani profesi satu ini. Meskipun, jika dibandingkan dengan PNS tentu ada perbedaan cukup menonjol antara keduanya. Namun, tidak salah untuk mempelajarinya juga.

1.  Gaji Lebih Besar dan Sesuai Passion Tiap Individu

Seorang dengan profesi sebagai karyawan swasta tentu bisa mendapatkan gaji lebih besar dibandingkan pegawai negeri. Namun, semua itu sesuai dengan passion tiap-tiap individunya. Apalagi saat sesi wawancara kerja, anda bisa melakukan negosiasi untuk besaran upah yang akan diterima.

Tentunya kinerja dan juga kemampuan Anda memegang peranan penting dalam pemberian upah tersebut. Bahkan, seseorang dapat memperoleh dua sampai tiga kali lipat lebih besar dibandingkan dengan para pegawai negeri. Meskipun pelamar adalah fresh graduated sekalipun.

2.  Mudah dalam Mengembangkan Kemampuan

Sistem birokrasi yang berlaku di perusahaan swasta bahkan lebih mudah jika dibandingkan dengan badan pemerintah. Dengan begitu, para karyawan akan bisa leluasa menyampaikan aspirasi, ide atau gagasan mereka. Supaya dapat semakin meningkatkan keuntungan usaha.

Dengan adanya kebebasan ini, tentu Anda akan dapat secara terbuka dan leluasa dalam berkarya dan juga melakukan pengembangan diri. Terutama terhadap kemampuan yang dimiliki oleh tiap individu. Hal tersebut akan sangat membantu dalam meningkatkan soft skill dan hard skill para karyawan swasta juga.

3.  Lebih Giat dalam Bekerja dan Menempuh Jenjang Karir

Seorang karyawan swasta akan memperoleh gaji sesuai dengan kinerja dan juga semangatnya dalam bekerja setiap hari. Tentu akan sia-sia sekali jika Anda tidak melakukan sesuatu apapun. Dengan bekerja lebih giat, tentu itu akan semakin mendorong semangat untuk terus melakukan pekerjaan secara benar.

Sistem kenaikan pangkat atau jabatan seseorang bagi usaha swasta juga lebih mudah dibandingkan negeri. Itu karena tidak adanya peraturan yang terlalu mengekang di dalamnya. Dengan begitu, Anda akan dapat meningkatkan jenjang karir dengan lebih mudah.

  • Cek : Info Profesi Pekerja di Perusahaan Indonesia

Kekurangan dalam Karyawan Swasta

Selain kelebihan, menjadi karyawan swasta juga tetap memiliki beberapa kekurangan. Meskipun dari segi keuntungan, menjadi pegawai negeri memberikan banyak sekali manfaat yang dapat membuat Anda lebih nyaman dalam bekerja. Berikut adalah beberapa kekurangannya.

1.  Jam Kerja Tidak Pasti

Jika Anda ingin memilih bekerja sebagai karyawan swasta, maka sebaiknya siap-siap untuk menerima jam kerja yang tidak pasti dalam sehari atau bahkan satu bulan. Umumnya waktu jam kerjanya yakni sekitar 8 jam dalam seharinya. Tetapi, beberapa perusahaan juga memberlakukan sistem kerja lembur.

Hal ini tentu bertolak belakang dengan pegawai negeri yang mempunyai jam kerja dan gaji paten. Pada karyawan swasta, jam kerja lembur sangat berdampak sekali pada upah pendapatannya dalam waktu sebulan. Semakin sering pegawai lembur, maka pendapatannya juga bertambah banyak.

2.  Rawan Terkena PHK

Perusahaan swasta dikelola dan dijalankan oleh satu pihak atau kelompok tertentu. Artinya badan usaha ini tidak diawasi langsung oleh negara. Maka dari itu, pemiliknya bisa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada pekerjanya saat memang dibutuhkan.

Itu semua bisa terjadi karena persaingan antar karyawan yang cukup ketat. Maka dari itu, peluang pemecatan dan perekrutan karyawan baru akan lebih besar. Ketika berada dalam keadaan merugikan, maka pihak pengelola juga akan melakukan PHK secara besar-besaran pada pekerja mereka.

3.  Tidak Memperoleh Dana Pensiun

Bagi orang-orang yang bekerja sebagai PNS atau ASN tentu mereka akan mendapatkan dana pensiun sebagai jatah gaji mereka di hari tua nanti. Namun, ini tidak berlaku untuk mereka para karyawan swasta. Perusahaan swasta tidak akan memberikan akomodasi saat pegawainya sudah tidak bekerja kembali.

Para atasan di perusahaan swasta hanya akan fokus dan memikirkan kinerja para pegawainya yang masih bekerja dengannya. Jadi, tentu para karyawan di sini tidak akan memperoleh dan pensiun. Seperti tunjangan bagi para PNS dan ASN.

Itulah sedikit penjelasan singkat dari GajiPekerja.com tentang pengertian karyawan swasta, keuntungan dan kekurangan profesinya. Ada banyak sekali hal-hal yang harus Anda pahami mengenai pekerjaan bukan milik negara ini. Terutama mengenai keuntungan dan kerugian menjadi salah satu dari mereka.

Beri Penilaian

Tinggalkan komentar