Gaji UMR Sumedang

Gaji UMR Sumedang – UMR kerap jadi data yang dicari buat mengenali besaran gaji di setiap wilayah. Informasi terkait besaran UMR di setiap kota rata-rata jadi bahan pemikiran oleh pencari kerja waktu mau mencari suatu tugas di kota tertentu. Gaji UMR Sumedang sendiri tidak serupa nominalnya untuk tiap-tiap kotanya.

Besar Upah Minimum Regional di ibu-kota jelas tidak sama dari gaji UMR di daerah lain. Mau tahu lebih lanjut detailnya? Berikut data lengkapnya tentang UMR di daerah Sumedang.

Daftar Gaji UMR Sumedang & Gaji UMK Sumedang Terbaru

NOKABUPATEN/KOTAGAJI/BULAN
1Kabupaten Bandung BaratRp3.248.283,28
2Kabupaten CiamisRp1.897.867,14
3Kabupaten CianjurRp2.699.814,40
4Kabupaten GarutRp1.975.220,92
5Kabupaten IndramayuRp2.391.567,15
6Kabupaten KarawangRp4.798.312,00
7Kota BandungRp3.774.860,78
8Kota BogorRp4.217.206,00
9Kota BekasiRp4.791.843,90
10Kota CimahiRp3.272.668,50
11Kabupaten CirebonRp2.279.982,77
12Kota DepokRp4.377.231,93
13Kabupaten KuninganRp1.908.102,17
14Kabupaten MajalengkaRp2.027.619,04
15Kabupaten PangandaranRp1.884.364,08
16Kabupaten PurwakartaRp4.173.568,61
17Kabupaten SubangRp3.064.218,00
18Kabupaten SukabumiRp3.125.444,72
19Kabupaten SumedangRp3.241.929,67
20Kota TasikamalayaRp2.363.389,67
Gaji UMR Sumedang

Daftar Gaji UMP Jawa Barat Terbaru

NOPROVINSIGAJI/BULAN
1AcehRp3.166.460,00
2BaliRp2.516.971,00
3Bangka BelitungRp3.264.884,00
4BantenRp2.501.203,00
5BengkuluRp2.238.094,00
6DI YogyakartaRp1.840.951,00
7DKI JakartaRp4.641.854,00
8GorontaloRp2.800.580,00
9JambiRp2.649.034,00
10Jawa BaratRp1.841.487,00
11Jawa TengahRp1.813.011,00
12Jawa TimurRp1.891.567,00
13Kalimantan BaratRp2.434.328,00
14Kalimantan SelatanRp2.906.473,00
15Kalimantan TengahRp2.922.516,00
16Kalimantan TimurRp3.014.497,00
17Kalimantan UtaraRp2.721.530,00
18Kepulauan RiauRp3.310.723,00
19LampungRp2.440.486,00
20MalukuRp2.618.312,00
21Maluku UtaraRp2.862.231,00
22Nusa Tenggara BaratRp2.207.212,00
23Nusa Tenggara TimurRp1.975.000,00
24PapuaRp3.561.932,00
25Papua BaratRp3.200.000,00
26RiauRp2.938.564,00
27Sulawesi BaratRp2.678.863,00
28Sulawesi SelatanRp3.165.876,00
29Sulawesi TengahRp2.390.739,00
30Sulawesi TenggaraRp2.710.595,00
31Sulawesi UtaraRp3.310.723,00
32Sumatera BaratRp2.512.539,00
33Sumatera SelatanRp3.144.446,00
34Sumatera UtaraRp2.552.609,00

Penjelasan UMR

Pada segi makna, UMR sebagai kepanjangan dari Upah Minimum Regional. Dari kepanjangan tersebut tentu Kalian bisa sekilas mengartikan pemahaman dari UMR.

Menurut ketetapan peraturan yang ada, UMR punya pengertian selaku upah minimum yang dikukuhkan oleh pemerintahan untuk jadi pedoman dalam memutuskan besaran gaji buruh di wilayahnya. Dari artian ini, tentunya kita dapat mengaitkan kalau besaran UMR di tiap-tiap daerah pastinya berlainan.

Dalam kata lain, UMR adalah satu standar minimal yang dijadikan rujukan oleh banyak pelaksana industri dan pebisnis buat berikan upah ke buruh yang bekerja di lingkungan industri atau daerah kerjanya.

Perbedaan UMR dengan UMP dan UMK

Ada berbagai hal inti yang memicu makna artian UMR, UMP, serta UMK. Di bawah ini adalah artian pada sudut pandang setiap makna itu:

1. UMR

Sebagaimana dijelaskan di atas, UMR adalah Upah Minimum Regional yang berlaku pada suatu daerah tertentu. Peraturannya sendiri dirapikan dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 1 Tahun 1999 dan direvisi lewat Putusan Menteri Tenaga Kerja serta Transmigrasi No. 226 tahun 2000.

Berdasarkan aturan ini, pemerintahan menjadikan UMR jadi acuan pengupahan tenaga oekerja di daerahnya. Arti UMR merupakan cikal bakal timbulnya arti UMP dan UMK.

2. UMP

UMP ialah singkatan dari Upah Minimum Propinsi. Berdasarkan Putusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 226 tahun 2000, makna UMP dipakai untuk menggantikan UMR Tingkat I . Sehingga, pada intinya semuanya balik lagi ke UMR.

3. UMK

UMK sebagai singkatan dari Upah Minimum Kabupaten atau Kota yakni istilah yang dipakai untuk mengganti makna UMR Tingkat II, di mana penentuan besarannya dijalankan oleh gubernur. Dan ulasan UMK terusul dari pada wali kota atau bupati.

Perbedaan Gaji Pokok dan UMR

Salah satu pertanyaan yang kerap ditanya oleh karyawan yaitu apa perbedaan gaji pokok dan UMR. Apa Anda sudah mengetahui?

Selintas dari keterangan diatas, Anda kenal bahwa upah pokok merupakan elemen dari UMR tersebut. Gaji/penghasilan primer adalah kewajiban perusahaan untuk bayar buruh berdasar pada pekerjaan tiap hari.

Disamping itu penghasilan minimal adalah patokan terendah yang perlu industri kasihkan terhadap karyawan. Upah ini dapat berbentuk upah primer dan gaji primer bersama-sama dengan tunjangan pasti.

Apa gaji pokok selalu harus sama dengan UMR?

Tak mesti sama soal ini sudah diperjelas juga oleh perhitungan UMR di sisi awal mulanya. Ungkapkan gaji UMR senilai Rp dua juta rupiah, karena itu perusahaan bisa memberinya gaji dalam bentuk:

  • Upah pokok tiada tunjangan Rp 2.000.000
  • Upah pokok Rp 1.700.000 serta tunjangan pasti komunikasi Rp 300.000
  • Penghasilan pokok Rp 1.700.000, tunjangan pasti anak Rp 100.000, tunjangan pasti komunikasi Rp 200.000

Sejumlah Faktor yang Pengaruhi Besaran UMR  

Tentang ketidaksamaan Gaji UMR Sumedang, pastinya terdapat beberapa faktor yang sebabkan ketidaksamaan itu.  Tahukah Kamu apa unsur yang berkontribusi atas ketaksamaan UMR di setiap daerah di tanah air? Tersebut sejumlah salah satunya

1. Aturan Pemerintahan Di tempat

Setiap wilayah tentu punya ketetapan yang berbeda dari setiap pemerintah lokalnya. Contohnya daerah A memiliki kebijakan biar UMR di daerahnya tak boleh melampaui angka Rp tiga juta, di kota yang lain mungkin memutuskan supaya UMR wilayahnya tak boleh melewati Rp 2 juta.

Ketidaksamaan ini sah-sah saja, toh tiap-tiap kota memiliki kondisi dan kebutuhan dan berlainan. Dengan begitu, karena itu pemerintah daerahnya pun punya alasan yang beda pula dalam hal penentuan UMR.

2. Ketaksamaan Ongkos Hidup di Tiap Daerah

Bukan rahasia kembali bila ongkos hidup di setiap daerah di Indonesia tak sama. Mengingat keanekaan daerah serta tingkat perkembangan tiap wilayah yang beda, berpengaruh di biaya hidup yang berlainan juga.

Contohnya, biaya hidup di Jakarta pastilah tidak serupa bila dibandingkan dengan ongkos hidup di Surabaya. Pada realitanya, Jakarta adalah salah satu kota dengan biaya hidup tertinggi di Indonesia. Jika ketimbang, biaya hidup di Surabaya yakni 1/2 besaran kebutuhan hidup di Jakarta.

3. Jenis Tugas

Setiap macam kerja, memiliki tanggung-jawab dan tingkat kesulitannya masing-masing. Jenis tugas serta tanggung jawab yang dipikul berkorelasi dengan besar upah atau penghasilan yang dikasihkan oleh pihak perusahaan pada pekerja.

4. Kapabilitas Perusahaan

Kemampuan perusahaan dalam mangasih gaji buruh juga ikut menentukan besar Upah Minimum Regional suatu daerah. Faktor internal satu ini jelas memastikan besarnya tebusan.

Industri besar dengan reputasi baik akan memberinya ganti rugi yang bertambah besar ke pegawai dibandingkan dengan perusahaan berkapasitas lebih kecil.

5. Peran Serikat Karyawan

Serikat pekerja atau buruh biasanya ikut mengambil bagian dalam pemilihan peraturan pemerintah daerah mengenai UMR. Hal ini berkaitan dengan kesepakatan kerja sama yang biasanya diatur dengan mengikutsertakan pihak-pihak seperti pemerintahan setempat, eksekutor bisnis, serta serikat pekerja.

Perhitungan Gaji UMR Sumedang

UMR merupakan jumlah pada besaran penghasilan primer ditambah lagi tunjangan tetap masih /bulan . Maka, dapat dijelaskan jika Upah Minimum Regional yaitu minimum pendapatan rutin yang bisa Anda capai tiap-tiap bulan, diluar tunjangan tak tetap serta tambahan pendapatan lainnya seperti bonus atau stimulan marketing. Berikut ialah poin-poin penting pada perhitungan UMR yang harus Kamu pahami

1. Dasar Keputusan Gaji UMR

Ketentuan perihal Upah Minimum Regional Sumedang membuat pebisnis/pemberi kerja memberinya penghasilan yang layak pada para pekerjanya sesuai sama keperluan hidup.

Dasar pembikinan peraturan Upah Minimum Regional ini ialah untuk memastikan kesejahteraan pekerja yang bekerja pada suatu kota khusus. Pemberian UMR Sumedang ini pun buat memenuhi hak tiap-tiap manusia yang bisa hidup dengan layak.

Terdapatnya gaji minimum yang dipastikan jadi pencegahan untuk beberapa pemberi kerja buat mengasih gaji yang rendah. Pastinya, gaji ini kemudian disamakan kembali dengan beban kerja banyak buruh.

2. Selalu Meningkat

Sejalan dengan bertambahnya inflasi dan naiknya harga keperluan primer, karena itu nilai gaji minimum cenderung meningkat tiap-tiap tahunnya. Peningkatan itu begitu lumrah mengingat adanya beragam keadaan ekonomi yang membuat keperluan setiap hari makin bertambah.

Besarnya kenaikan gaji minimum ini memang tidak selamanya besar namun tetap mesti stabil. Nilai penghasilan minimum ini harus industri perhatikan agar tak mengusik keuangan perusahaan.

Lalu, adakah situasi ketika Upah Minimum Regional sebuah daerah tidak naik?

Situasi ekonomi dan pertumbuhan ekonomi yang turun signifikan membikin pemerintahan pusat kemungkinan memutus untuk tak menaikan gaji minimum.

Namun, segalanya kembali di wewenang Gubernur jadi kepala wilayah apakah akan terus menambah besaran gaji minimum.

3. Pemberi Kerja Harus Menaatinya

Pembikinan ketetapan pastilah memiliki tujuan biar bikin beragam pihak merasa aman serta terjaga. Buat para perusahaan, ketetapan tentang upah minimum ini harus menjadi perhatian serta dipraktekkan dengan bagus.

Perusahaan yang tidak mematuhi ketentuan perihal upah minimum akan mendapat sanksi.

Menurut ketetapan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003 karena itu pemberi kerja yang melanggar bakal mendapatkan pidana maksimal 4 tahun atau denda maksimum 400 juta rupiah.

4. Jalur Hukum Buat Penghasilan Dibawah UMR

Menjadi karyawan, Anda bisa melaksanakan usaha hukum atas upah yang berada di bawah gaji minimum. Berdasarkan Undang-Undang no 2 Tahun 2004 buruh dapat membawa perkara ini serta melaksanakan penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

Jika pekerja dan pemberi kerja belum mendapatkan persetujuan pada 30 hari, karenanya kejadian dapat berlanjut ke tahapan Tripartite dan mengikutsertakan Disnaker.

Komponen serta Rumus Perhitungan UMR

Setiap wilayah punya nominal gaji minimum yang beraneka. Soal ini sebab perhitungan UMR yang tengah dilakukan menghasilkan jumlah yang lain.

Lalu, bagaimana hitungan Gaji UMR Sumedang?

Baca cara hitungan dan formasi apa saja yang ikut dihitung buat tentukan gaji minimum. Buat menghitung serta memastikan upah minimum harus mengacu pada PP No.78 Tahun 2015 pasal 41.

Pada ketentuan itu menjabarkan berbagai komponen yang ada dalam Gaji UMR Sumedang. Berikut ini adalah komponen UMR yang penting Kamu ketahui:

1. Upah Primer Tanpa Tunjangan

Penghasilan primer tanpa tunjangan adalah upah buat beberapa pekerja berdasar pada macam dan tingkat tugas pada fase tertentu. Pada biasanya, besaran gaji primer tersebut bergantung pada kesepakatan buruh serta pemberi kerja.

2. Upah Pokok Termasuk Tunjangan Tetap

Merupakan gaji yang diberikan kepada pekerja tanpa ada mencermati kehadiran karyawan, prestasi, capaian serta yang lain. Secara umum penghasilan ini dikasih ke pekerja atau anggota keluarga dari pekerja tersebut.

Bentuk tunjangan tetap seperti jaminan kesehatan, jaminan komunikasi, jaminan anak hingga tunjangan daerah. Tipe dan tunjangan tetap itu bergantung bagaimana perusahaan memberikannya terhadap karyawan.

Sementara itu buat jaminan tak tetap semacam tunjangan transportasi serta tunjangan makan tidak termasuk dalam komponen hitungan Upah Minimum Regional. Perbandingan gaji pokok sekurangnya yaitu 75% dari jumlah upah pokok dan jaminan tetap.

Berikut di bawah ini ialah contoh kalkulasi Upah Minimum Regional untuk Anda jadikan perhitungan:

  • Sebutkanlah, gaji minimum berada di nominal Rp 2.000.000 oleh karenanya perusahaan harus mempertimbangkan penghasilan pokok serta tunjangan tetap.
  • Perusahaan harus bayar pekerja paling sedikit Rp 1.250.000 (75%) buat penghasilan pokok dan tunjangan tetap Rp 250.000 (25%).

Apa Saja yang Jadi Alasan dalam Menetapkan Gaji UMR Sumedang?

Ada faktor-faktor yang menjadi bahan penilaian sebelum memastikan besaran Upah Minimum Regional serta rasio kenaikannya. Umumnya pertimbangan tersebut bakal ditilik selambatnya 2 tahun sekali. Faktor-faktor itu antara lain yaitu:

  • Keperluan hidup layak (KHL) pada satu daerah.
  • IHK atau nilai Indeks Harga Pembeli.
  • Gaji yang berlaku dalam satu daerah serta antar wilayah.
  • Kemajuan, kapabilitas dan kesinambungan usaha sebuah industri.
  • Kondisi pasar kerja yang berlangsung ketika itu.
  • Tingkat kemajuan ekonomi negara dan penghasilan per kapita.

Bagaimana, apa sekarang Anda telah paham dengan Upah Minimum Regional dan bermacam peraturannya? Apa upah yang Anda peroleh waktu ini udah sesuai ketentuan yang berjalan.

Semoga informasi dari website GajiPekerja.com mengenai Gaji UMR Sumedang ini dapat menginformasikan Kamu untuk mendapatkan penghasilan yang layak sesuai sama ketentuan.


Pencarian Terkait : Berapa Gaji UMR Sumedang? | Gaji UMR Sumedang 2015 | Gaji UMR Sumedang 2016 | Gaji UMR Sumedang 2017 | Gaji UMR Sumedang 2018 | Gaji UMR Sumedang 2019 | Gaji UMR Sumedang 2020 | Gaji UMR Sumedang 2021 | Skema Perhitungan Gaji UMR Sumedang | Definisi Gaji UMR Sumedang

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiPekerja.com di Google News