GajiPekerja.com

Informasi Gaji Pekerja Indonesia!

4 Oktober 2022

Gaji UMR Raja Ampat – Upah Minimum Regional sering jadi info yang diselidiki buat ketahui nominal penghasilan di setiap daerah. Info tentang besaran Upah Minimum Regional di tiap-tiap kota rata-rata jadikan bahan alasan oleh pencari kerja waktu ingin mencari satu kerja di wilayah spesifik. Gaji UMR Raja Ampat sendiri tidak sama besarannya untuk tiap wilayahnya.

Nominal Upah Minimum Regional di ibukota pasti berbeda dari gaji UMR di kota lain. Mau tahu lebih lanjut detailnya? Berikut data detailnya perihal UMR di wilayah Raja Ampat.

Daftar Gaji UMR Raja Ampat & Gaji UMK Raja Ampat Terbaru

NOKABUPATEN/KOTAGAJI/BULAN
1Kabupaten FakfakRp3.200.000,00
2Kabupaten KaimanaRp3.200.000,00
3Kabupaten ManokwariRp3.200.000,00
4Kabupaten Manokwari SelatanRp3.200.000,00
5Kabupaten MaybratRp3.200.000,00
6Kabupaten Pegunungan ArfakRp3.200.000,00
7Kabupaten Raja AmpatRp3.200.000,00
8Kabupaten SorongRp3.200.000,00
9Kabupaten Sorong SelatanRp3.200.000,00
10Kabupaten TambrauwRp3.200.000,00
11Kabupaten Teluk BintuniRp3.200.000,00
12Kabupaten Teluk WondomaRp3.200.000,00
Gaji UMR Raja Ampat

Daftar Gaji UMP Papua Barat Terbaru

NOPROVINSIGAJI/BULAN
1AcehRp3.166.460,00
2BaliRp2.516.971,00
3Bangka BelitungRp3.264.884,00
4BantenRp2.501.203,00
5BengkuluRp2.238.094,00
6DI YogyakartaRp1.840.951,00
7DKI JakartaRp4.641.854,00
8GorontaloRp2.800.580,00
9JambiRp2.649.034,00
10Jawa BaratRp1.841.487,00
11Jawa TengahRp1.813.011,00
12Jawa TimurRp1.891.567,00
13Kalimantan BaratRp2.434.328,00
14Kalimantan SelatanRp2.906.473,00
15Kalimantan TengahRp2.922.516,00
16Kalimantan TimurRp3.014.497,00
17Kalimantan UtaraRp2.721.530,00
18Kepulauan RiauRp3.310.723,00
19LampungRp2.440.486,00
20MalukuRp2.618.312,00
21Maluku UtaraRp2.862.231,00
22Nusa Tenggara BaratRp2.207.212,00
23Nusa Tenggara TimurRp1.975.000,00
24PapuaRp3.561.932,00
25Papua BaratRp3.200.000,00
26RiauRp2.938.564,00
27Sulawesi BaratRp2.678.863,00
28Sulawesi SelatanRp3.165.876,00
29Sulawesi TengahRp2.390.739,00
30Sulawesi TenggaraRp2.710.595,00
31Sulawesi UtaraRp3.310.723,00
32Sumatera BaratRp2.512.539,00
33Sumatera SelatanRp3.144.446,00
34Sumatera UtaraRp2.552.609,00

Pengertian UMR

Dari segi istilah, UMR adalah singkatan dari Upah Minimum Regional. Pada kepanjangan tersebut tentu saja Kamu bisa selintas memaknai penjelasan dari UMR.

Berdasar keputusan aturan yang ada, UMR punya artian menjadi gaji minimum yang diputuskan oleh pemerintahan untuk jadi patokan dalam menentukan besaran penghasilan karyawan di wilayahnya. Dari artian ini, tentunya kita bisa menyimpulkan jika nominal Upah Minimum Regional di tiap wilayah pasti berlainan.

Dalam kata lain, Upah Minimum Regional sebagai suatu standar minimal yang jadikan rujukan oleh para pelaksana industri atau entrepreneur untuk memberinya gaji kepada pegawai yang kerja di lingkungan industri dan wilayah kerjanya.

Perbedaan UMR dengan UMP serta UMK

Ada banyak hal pokok yang memicu arti artian UMR, UMP, serta UMK. Ini adalah penjelasan dari sisi pandang setiap istilah tersebut:

1. UMR

Sebagai halnya diterangkan di atas, UMR adalah Upah Minimum Regional yang berjalan dalam sebuah daerah tertentu. Peraturannya sendiri diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 1 Tahun 1999 dan dikoreksi lewat Keputusan Menteri Tenaga Kerja serta Transmigrasi No. 226 tahun 2000.

Berdasar ketetapan ini, gubernur membuat Upah Minimum Regional sebagai pedoman penggajian tenaga oekerja di daerahnya. Makna Upah Minimum Regional ialah cikal bakal munculnya istilah UMP dan UMK.

2. UMP

UMP adalah kependekan dari Upah Minimum Propinsi. Berdasarkan Ketetapan Menteri Tenaga Kerja serta Transmigrasi No. 226 tahun 2000, arti UMP dipakai guna menukar UMR Tingkat I . Sehingga, pada intinya semuanya balik kembali pada UMR.

3. UMK

UMK sebagai singkatan dari Upah Minimum Kabupaten atau Kota ialah istilah yang dipakai buat mengubah istilah Upah Minimum Regional Tingkat II, dimana penentuan besarnya ditetapkan oleh gubernur. Sedangkan ulasan UMK terusul dari oleh wali kota atau bupati.

Perbedaan Gaji Pokok dengan UMR

Satu diantara pertanyaan yang sering dijabarkan oleh karyawan yakni apa perbedaan gaji pokok dengan Upah Minimum Regional. Apakah Kamu sudah mengetahui?

Sepintas dari keterangan diatas, Anda ketahui bahwa penghasilan pokok adalah komponen dari UMR tersebut. Gaji/penghasilan inti sebagai keharusan perusahaan buat membayar buruh berdasar pekerjaan sehari hari.

Disamping itu upah minimal sebagai batasan sangat rendah yang perlu industri kasihkan pada buruh. Gaji ini dapat dalam bentuk upah pokok atau upah primer bersama dengan tunjangan tetap.

Apakah gaji pokok selalu harus sama dengan UMR?

Tidak harus sama hal ini sudah dijelaskan juga dalam perhitungan Upah Minimum Regional pada sisi awalnya. Ungkapkan gaji UMR senilai Rp dua juta rupiah, karenanya perusahaan dapat memberi upah dalam bentuk:

  • Upah primer tanpa ada tunjangan Rp 2.000.000
  • Upah pokok Rp 1.700.000 serta tunjangan tetap komunikasi Rp 300.000
  • Penghasilan pokok Rp 1.700.000, tunjangan pasti anak Rp 100.000, tunjangan pasti komunikasi Rp 200.000

Faktor-faktor yang Pengaruhi Besaran UMR  

Berkaitan ketaksamaan Gaji UMR Raja Ampat, pastinya terdapat faktor-faktor yang mengakibatkan perbedaan tersebut.  Pahamkah Anda apa unsur yang berperan atas ketidaksamaan Upah Minimum Regional di setiap kota di tanah air? Berikut beberapa salah satunya

1. Peraturan Pemerintah Setempat

Tiap wilayah jelas punyai ketetapan yang berlainan dari tiap pemerintah lokalnya. Misalkan wilayah A punyai peraturan supaya Upah Minimum Regional di wilayahnya tak boleh melampaui angka Rp 3 juta, di daerah yang lain bisa-bisa menentukan agar Upah Minimum Regional daerahnya tidak boleh melebihi Rp 2 juta.

Perbedaan ini boleh-boleh saja, toh tiap-tiap kota memiliki situasi serta kebutuhan serta berlainan. Dengan demikian, jadi pemerintah wilayahnya pun memiliki pertimbangan yang tidak sama pula dalam hal pemastian Upah Minimum Regional.

2. Perbedaan Ongkos Hidup di Setiap Daerah

Bukan rahasia kembali bila ongkos hidup di setiap wilayah di Indonesia tidak sama. Mengingat keberagaman daerah serta tingkat perubahan tiap wilayah yang beda, berefek pada biaya hidup yang tidak sama pula.

Misalkan, biaya hidup di Jakarta tentu tidak serupa jika dibandingkan dengan biaya hidup di Surabaya. Sebenarnya, Jakarta merupakan salah satu kota dengan kebutuhan hidup paling tinggi di Indonesia. Jika ketimbang, biaya hidup di Surabaya adalah separuh besaran biaya hidup di Jakarta.

3. Jenis Pekerjaan

Tiap-tiap jenis kerja, punya tanggung-jawab serta tingkat kesulitannya semasing. Jenis pekerjaan dan tanggung-jawab yang dijalankan berkorelasi dengan besar upah atau pendapatan yang diberikan oleh pihak perusahaan pada buruh.

4. Kapasitas Perusahaan

Potensi perusahaan dalam membayar gaji pegawai pun ikut memastikan besar Upah Minimum Regional suatu wilayah. Faktor intern satu ini jelas menentukan besarnya kompensasi.

Perusahaan besar dengan rekam jejak baik pasti memberikan kompensasi yang makin besar pada buruh dibandingkan dengan perusahaan berkapasitas lebih kecil.

5. Andil Serikat Karyawan

Serikat pekerja atau karyawan rata-rata turut ambil sisi dalam pemilihan peraturan pemda terkait UMR. Ini berkenaan dengan perjanjian kerjasama yang rata-rata disusun dengan melibatkan sejumlah pihak seperti pemerintahan daerah, pelaku bisnis, serta serikat pekerja.

Kalkulasi Gaji UMR Raja Ampat

UMR merupakan nominal pada besaran gaji pokok ditambah lagi tunjangan terus perbulan . Sehingga, dapat dikatakan kalau Upah Minimum Regional adalah minimal penghasilan tetap yang dapat Anda capai tiap bulan, di luar tunjangan tak tetap dan tambahan pendapatan lainnya seperti bonus atau stimulan pemasaran. Berikut ialah beberapa poin umum dalam perhitungan UMR yang harus Anda ketahui

1. Dasar Keputusan Penghasilan UMR

Ketetapan perihal UMR Raja Ampat membuat pengusaha/pemberi kerja berikan gaji yang layak terhadap banyak pekerjanya sesuai tuntutan hidup.

Dasar pembuatan ketetapan UMR ini ialah untuk menegaskan kesejahteraan pekerja yang bekerja pada suatu wilayah tertentu. Pemberian UMR Raja Ampat ini pun untuk penuhi hak tiap-tiap manusia yang bisa hidup dengan pantas.

Terdapatnya penghasilan minimum yang ditetapkan menjadi penangkalan buat beberapa pemberi kerja buat memberikan penghasilan yang minim. Tentunya, upah ini selanjutnya disamakan kembali dengan tugas kerja beberapa pegawai.

2. Selalu Naik

Sejalan dengan bertambahnya inflasi dan naiknya harga keperluan primer, jadi nilai upah minimum cenderung meningkat setiap tahunnya. Peningkatan tersebut benar-benar lumrah melihat ada beberapa kondisi ekonomi yang membikin keperluan sehari-hari makin meningkat.

Besarnya kenaikan gaji minimum ini memang tidak mesti besar namun masih mesti stabil. Nilai upah minimum ini mesti industri simak biar tak mengacaukan keuangan perusahaan.

Lalu, adakah kondisi ketika Upah Minimum Regional suatu kota tak naik?

Keadaan ekonomi serta perubahan ekonomi yang menurun drastis membikin pemerintahan pusat bisa-bisa memastikan untuk tidak menaikan upah minimum.

Namun, segalanya kembali pada wewenang Gubernur jadi kepala wilayah apakah akan tetap menaikan besaran penghasilan minimum.

3. Pemberi Kerja Mesti Menaatinya

Pembikinan ketentuan pasti bertujuan biar bikin berbagai faksi rasa aman serta melindungi. Bagi para pemberi kerja, peraturan mengenai gaji minimum ini harus diperhatikan serta dipraktekkan secara bagus.

Pemberi kerja yang tidak patuhi peraturan mengenai upah minimum dapat mendapati hukuman.

Berdasarkan ketetapan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003 karena itu perusahaan yang melanggar akan memperoleh ancaman pidana maksimal 4 tahun atau denda maksimum 400 juta rupiah.

4. Langkah Hukum Untuk Gaji Di bawah UMR

Sebagai buruh, Anda dapat melakukan usaha hukum atas penghasilan yang ada di dalam bawah gaji minimum. Menurut Undang-Undang no 2 Tahun 2004 buruh dapat membawa soal ini serta menjalankan penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

Bila karyawan dan pemberi kerja belum mendapatkan kesepahaman pada 30 hari, jadi masalah akan berlanjut ke step Tripartite dan mengikutsertakan Dinas Ketenagakerjaan.

Komponen serta Rumus Perhitungan UMR

Setiap wilayah punya besaran penghasilan minimum yang beragam. Soal ini karena penghitungan Upah Minimum Regional yang sudah dilakukan mendatangkan jumlah yang berbeda.

Lalu, bagaimana hitungan Gaji UMR Raja Ampat?

Simak teknik kalkulasi dan konstruksi apa saja yang turut dihitung buat tentukan gaji minimum. Untuk mengalkulasi dan memastikan penghasilan minimum harus merujuk pada PP No.78 Tahun 2015 pasal 41.

Pada peraturan tersebut menguraikan bermacam komponen yang terdapat dalam Gaji UMR Raja Ampat. Di bawah ini ialah komponen UMR yang harus Anda ketahui:

1. Upah Pokok Tiada Tunjangan

Gaji pokok tanpa ada tunjangan sebagai upah buat para pekerja berdasarkan jenis serta tingkat tugas pada fase khusus. Secara umum, besaran gaji pokok itu tergantung di perjanjian karyawan serta perusahaan.

2. Upah Pokok Terhitung Tunjangan Tetap

Sebagai penghasilan yang dikasihkan ke buruh tanpa ada mencermati kedatangan pegawai, prestasi, capaian dan yang lain. Secara umum penghasilan ini dikasihkan ke buruh atau anggota keluarga dari buruh itu.

Wujud tunjangan tetap seperti jaminan kesehatan, jaminan komunikasi, tunjangan anak sampai jaminan wilayah. Macam serta jaminan tetap ini tergantung bagaimana perusahaan memberikan terhadap karyawan.

Dan untuk tunjangan tak tetap semacam tunjangan transportasi serta tunjangan makan tak termasuk pada komponen perhitungan Upah Minimum Regional. Rasio gaji pokok sedikitnya yakni 75% dari jumlah penghasilan pokok dan jaminan tetap.

Berikut ini yaitu contoh kalkulasi UMR buat Kamu jadikan perhitungan:

  • Ungkapkanlah, gaji minimum berada di nominal Rp 2.000.000 oleh karenanya pemberi kerja mesti memperhitungkan penghasilan pokok dan tunjangan tetap.
  • Pemberi kerja mesti membayar karyawan sekurang-kurangnya Rp 1.250.000 (75%) untuk penghasilan pokok serta tunjangan tetap Rp 250.000 (25%).

Apa Saja yang Menjadi Alasan dalam Memastikan Gaji UMR Raja Ampat?

Ada beberapa faktor yang menjadi bahan alasan sebelum tentukan nominal UMR dan persentase kenaikannya. Kebanyakan penilaian itu akan dilihat paling lambat 2 tahun sekali. Beberapa faktor tersebut antara lain ialah:

  • Keperluan hidup layak (KHL) dalam satu wilayah.
  • IHK atau nilai Indeks Harga Pembeli.
  • Gaji yang berjalan di suatu daerah dan antar wilayah.
  • Perkembangan, potensi dan kebersinambungan usaha sebuah perusahaan.
  • Keadaan pasar kerja yang berlangsung saat itu.
  • Tingkat perubahan ekonomi negara dan pendapatan per kapita.

Gimana, apa kini Anda telah mengerti dengan Upah Minimum Regional serta berbagai peraturannya? Apakah upah yang Anda peroleh sekarang ini telah sesuai sama ketentuan yang berjalan.

Semoga ulasan menurut web GajiPekerja.com terkait Gaji UMR Raja Ampat ini bisa membantu Kamu buat memperoleh upah yang patut sesuai dengan ketetapan.


Pencarian Terkait : Berapa Gaji UMR Raja Ampat? | Gaji UMR Raja Ampat 2016 | Gaji UMR Raja Ampat 2017 | Gaji UMR Raja Ampat 2018 | Gaji UMR Raja Ampat 2019 | Gaji UMR Raja Ampat 2020 | Gaji UMR Raja Ampat 2021 | Skema Perhitungan Gaji UMR Raja Ampat | Definisi Gaji UMR Raja Ampat

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiPekerja.com di Google News