Contoh Surat Lamaran Kerja BPS yang Baik dan Benar untuk Kamu Coba

Yuk, cari tahu bagaimana membuat contoh surat lamaran kerja BPS yang baik dan benar dengan bahasa yang santai dan mudah dipahami! Karena saat ini mencari kerja memang menjadi sesuatu yang cukup menantang, tapi jangan khawatir karena banyak sumber yang bisa kamu jadikan referensi baik dari buku maupun dari internet. Nah, kali ini kita akan membahas contoh surat lamaran kerja BPS yang bisa membantumu memperoleh peluang kerja yang kamu inginkan. Yuk, simak artikel ini sampai habis!

Mengenal BPS dan Prosedur Penerimaan Pegawai


BPS Indonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) adalah lembaga pemerintah non-kementerian Indonesia yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan, mengolah, dan menyebarluaskan data statistik tentang berbagai aspek kehidupan di Indonesia. BPS sendiri merupakan lembaga yang independen dan memiliki tugas sebagai penyediakan data dan informasi yang berkualitas untuk kepentingan pembangunan nasional.

BPS berdiri pertama kali pada tahun 1960 dan menjadi satu-satunya lembaga pemerintah di Indonesia yang memiliki kewenangan untuk mengumpulkan data statistik. Tugas utama yang diemban oleh BPS adalah melaksanakan kegiatan statistik secara nasional, termasuk pengumpulan, pengolahan, dan pengembangan data. Hasil data yang dihasilkan oleh BPS selalu menjadi sumber informasi utama bagi seluruh pihak, baik itu pemerintah, masyarakat, atau dunia usaha.

Dalam menjalankan tugas-tugasnya, BPS membutuhkan tenaga kerja yang berkualitas, sehingga setiap tahunnya BPS kerap membuka lowongan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin bergabung dengan BPS, penting untuk mengetahui prosedur penerimaan pegawai yang berlaku di lembaga ini.

Prosedur penerimaan pegawai di BPS biasanya dilakukan melalui tiga tahapan, yakni seleksi administratif, ujian kompetensi, dan wawancara. Tahap pertama, seleksi administratif, merupakan tahap awal yang paling penting dalam proses seleksi pegawai. Tahap ini dimaksudkan untuk mengeliminasi peserta yang tidak memenuhi persyaratan administratif, misalnya memenuhi persyaratan umum, kualifikasi pendidikan, dan lain sebagainya.

Setelah lulus seleksi administratif, selanjutnya peserta akan mengikuti ujian kompetensi. Ujian ini bertujuan untuk menguji kemampuan peserta dalam bidang kompetensinya masing-masing, seperti keahlian atau keterampilan khusus yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut. Ujian kompetensi yang diikuti oleh peserta dapat berupa tes tertulis atau tes wawancara.

Terakhir, tahap wawancara dilakukan untuk memastikan bahwa peserta seleksi memiliki kualitas dan kompetensi yang dibutuhkan oleh BPS. Wawancara biasanya dilakukan oleh pihak manajemen BPS dan berisi pertanyaan tentang motivasi peserta dan kemampuannya dalam bekerja di BPS.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang BPS dan prosedur penerimaan pegawai di lembaga ini. Pastikan Anda memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan memiliki kemampuan serta kompetensi yang diperlukan. Jangan lupa untuk menyiapkan contoh surat lamaran kerja BPS yang baik dan benar, serta melampirkan berkas-berkas yang dibutuhkan. Selamat mencoba!

Standar Penulisan Surat Lamaran Kerja BPS yang Baik dan Benar


contoh surat lamaran kerja bps indonesia

Berikut adalah beberapa standar penulisan surat lamaran kerja BPS yang baik dan benar yaitu:

1. Gunakan Format Bisnis

Format bisnis adalah aturan penulisan surat yang memudahkan siapa saja membaca dan memahami isi surat tersebut. Surat lamaran kerja sebaiknya menggunakan format bisnis yang terdiri dari alamat pengirim, tanggal, keterangan perihal atau subjek, nama penerima, salam pembuka, isi surat, salam penutup, dan tanda tangan.

Baca Juga :   Industry.co.id - Industry News - Berita Industri

2. Ketahui Tujuan Surat Lamaran Kerja

tujuan lamaran kerja

Setiap surat lamaran kerja memiliki tujuan yang berbeda-beda. Ada yang ingin melamar pekerjaan sebagai staff, ada yang ingin menjadi peneliti atau pengamat ekonomi atau sosial. Mengetahui tujuan surat lamaran kerja sangat penting agar pesan yang ingin disampaikan melalui surat tersebut bisa terbaca dengan jelas oleh pembaca. Sehingga, penting bagi pelamar kerja untuk melakukan riset terlebih dahulu terkait informasi pekerjaan dan kebutuhan perusahaan.

Sebelum menulis surat lamaran kerja, pelamar sebaiknya mencari informasi terlebih dahulu tentang posisi pekerjaan yang dilamar seperti tanggung jawab pekerjaan, kualifikasi, persyaratan, dan nilai-nilai perusahaan. Dengan begitu, pelamar dapat menyampaikan secara detail keunggulan yang dimiliki dan bagaimana itu dapat membawa manfaat bagi perusahaan.

3. Bahasa yang Baik dan Mudah Dimengerti

bahasa yang mudah dimengerti

Pelamar kerja harus menggunakan bahasa yang baik dan mudah dimengerti agar surat lamaran kerja mudah dipahami oleh pihak perusahaan. Hindari penggunaan bahasa slang atau acronim yang mungkin tidak semua orang mengerti, sehingga isi surat tidak mudah salah tafsir.

Sebaiknya gunakan bahasa formal seperti Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) atau etika bahasa yang baik. Periksa kembali tulisan dan ejaan serta pastikan tidak terjadi kesalahan pengetikan atau frasa yang ambigu di dalam surat lamaran kerja.

4. Struktur Paragraf yang Jelas

struktur paragraf

Surat lamaran kerja sebaiknya memiliki struktur yang jelas dan mudah dipahami dalam setiap paragraf yang dibuat. Setiap paragraf harus memiliki informasi yang detail dan spesifik. Hindari penggunaan kalimat dan frasa yang berbelit-belit.

Mulai dengan menuliskan identitas diri dan keperluan melamar pekerjaan, lalu jelaskan latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, kompetensi, serta kelebihan yang dimiliki. Pastikan setiap informasi yang didapat relevan dengan pekerjaan yang dilamar agar para pembaca memahami maksud yang ingin disampaikan.

5. Jangan Lakukan Copy Paste

copy paste

Jangan pernah melakukan salinan surat lamaran kerja dari situs lain dan mencoba memodifikasi kembali ke dalam surat lamaran kerja kita. Perusahaan menilai adanya plagiarisme dengan sangat serius dan dapat menolak secara alami Anda sebagai calon pekerja.

Buatlah surat lamaran kerja sendiri dengan bahasa dan gaya Anda sendiri berdasarkan data sebenarnya mulai dari kepercayaan diri dan keunggulan yang Anda miliki. Dengan surat lamaran kerja yang benar-benar asli, maka Anda dapat menunjukkan kreativitas dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah, yang dapat menjadi nilai tambah bagi perusahaan nantinya.

Demikianlah beberapa contoh standar penulisan surat lamaran kerja BPS yang baik dan benar terutama dalam mengirimkan surat lamaran kerja ke Badan Pusat Statistik (BPS). Semoga bermanfaat bagi setiap pelamar yang ingin sukses memulai karir di BPS.

Contoh Surat Lamaran Kerja BPS untuk Pelamar Fresh Graduate


Contoh Surat Lamaran Kerja BPS untuk Pelamar Fresh Graduate

Bagi para fresh graduate yang baru lulus kuliah, mencari pekerjaan merupakan salah satu prioritas utama. Salah satu tempat yang cukup diminati oleh pelamar fresh graduate di Indonesia adalah Badan Pusat Statistik atau BPS. Selain sebagai institusi yang bergerak di bidang statistik dan informasi, BPS juga memberikan kesempatan bagi pelamar fresh graduate untuk mengembangkan karir mereka. Jika Anda salah satu pelamar fresh graduate yang sedang mencari pekerjaan di BPS, berikut adalah contoh surat lamaran kerja BPS yang dapat Anda jadikan referensi:

Subjek Email: Lamaran Kerja Fresh Graduate di BPS (NAMA LENGKAP ANDA)


Lamaran Kerja Fresh Graduate di BPS

Kepada Yth.

Kepala Badan Pusat Statistik

Jl Merdeka Timur

Jakarta 10310

Dear Bapak/Ibu yang terhormat,

Baca Juga :   Kemenkeu Buka Lowongan Kerja untuk Posisi Hakim Pengadilan Pajak, Simak Syaratnya

Dalam kesempatan ini, saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Lengkap : ________________________________

Jenis Kelamin : ________________________________

Agama : ________________________________

Tempat/Tanggal Lahir : ________________________________

Alamat : ________________________________

No HP : ________________________________

Alamat Email : ________________________________

Nomor KTP : ________________________________

Pendidikan Terakhir : ________________________________

Mengajukan lamaran sebagai fresh graduate di Badan Pusat Statistik sebagai berikut:

1. Posisi yang dilamar: ________________________________

2. Pendidikan terakhir: ________________________________

3. IPK/Indeks Prestasi Komulatif: ________________________________

4. Praktikum atau magang: ________________________________

5. Keterampilan-keterampilan: ________________________________

6. Riwayat pendidikan: ________________________________

7. Fotokopi ijazah terakhir: ________________________________

Demikian surat lamaran pekerjaan ini saya sampaikan beserta lampiran yang telah saya sebutkan di atas. Saya sangat berharap dapat bergabung dengan Tim BPS dan berkontribusi dalam pembangunan Indonesia melalui bidang statistik dan informasi.

Sekian dan terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu yang terhormat.

Hormat saya,

[Nama Lengkap Anda]

Sumber: JobStreet Indonesia.

Tips Menulis Surat Lamaran Kerja yang Menarik Hati Tim Rekrutmen BPS


Tips Menulis Surat Lamaran Kerja yang Menarik Hati Tim Rekrutmen BPS

Jika kamu sedang mencari pekerjaan di BPS (Badan Pusat Statistik) atau institusi pemerintah lainnya, tentu kamu harus mengirim surat lamaran kerja terlebih dahulu. Surat lamaran kerja adalah salah satu aspek penting untuk mendapatkan pekerjaan karena biasanya akan menjadi pertimbangan utama bagi tim rekrutmen atau pihak HRD dalam memutuskan siapa yang akan dipanggil untuk tes atau wawancara selanjutnya.

Maka dari itu, penting untuk membuat surat lamaran kerja yang menarik hati tim rekrutmen BPS agar kamu bisa bersaing dengan para pelamar lainnya. Berikut adalah beberapa tips menulis surat lamaran kerja yang menarik:

1. Kenali Perusahaan dan Posisi yang Dilamar

Kenali Perusahaan dan Posisi yang Dilamar

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mencari tahu sebanyak mungkin tentang perusahaan dan posisi yang dilamar. Cari informasi di website perusahaan atau platform profesional seperti LinkedIn, dan pahami visi, misi, dan nilai-nilai yang dipegang oleh perusahaan tersebut. Hal ini akan membantumu menyesuaikan isi surat lamaran kerja kamu agar terkesan lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

2. Tampilkan Kemampuan dan Pengalaman yang Relevan

Tampilkan Kemampuan dan Pengalaman yang Relevan

Di dalam surat lamaran kerja, tunjukkan keterampilan dan pengalaman yang kamu miliki yang relevan dengan posisi yang ditawarkan. Buatlah kalimat yang singkat, padat, dan mudah dipahami oleh tim rekrutmen BPS. Hindari membuat kalimat panjang dengan menggunakan kata-kata yang sulit dipahami atau terkesan berlebihan.

3. Penuhi Syarat dan Ketentuan dari Perusahaan

Penuhi Syarat dan Ketentuan dari Perusahaan

Selalu pastikan bahwa kamu memenuhi semua syarat dan ketentuan dari perusahaan. Baca secara seksama informasi yang diberikan oleh perusahaan mengenai persyaratan, dokumen pendukung, dan batas waktu pengajuan lamaran. Hal ini untuk memastikan bahwa surat lamaranmu akan diterima dan dipertimbangkan oleh tim rekrutmen BPS.

4. Gunakan Bahasa yang Santun dan Menyakinkan

Gunakan Bahasa yang Santun dan Menyakinkan

Terakhir, gunakan bahasa yang santun dan menyakinkan pada surat lamaran kerjamu. Hindari menggunakan bahasa yang terlalu informal atau kasual, tetapi gunakanlah bahasa yang sopan dan terstruktur dengan baik. Selain itu, jangan lupa untuk menyertakan kalimat penutup yang mengatakan bahwa kamu siap untuk dijadwalkan wawancara atau tes selanjutnya.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kemungkinan besar surat lamaran kerjamu akan menarik perhatian tim rekrutmen BPS dan memperbesar kesempatanmu untuk dipanggil untuk tahap seleksi berikutnya. Jangan lupa juga untuk melampirkan CV dan dokumen pendukung lainnya yang diminta oleh perusahaan.

Terima Kasih Sudah Membaca!

Itulah contoh surat lamaran kerja BPS yang bisa Anda gunakan sebagai referensi dalam melamar pekerjaan di Badan Pusat Statistik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan. Jangan lupa untuk terus mengunjungi situs kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia kerja. Sampai jumpa lagi!

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiPekerja.com di Google News

  • Tinggalkan komentar