Contoh Penulisan Amplop Lamaran Kerja Guru yang Baik dan Benar

Buat kamu yang lagi cari kerja sebagai guru dan bingung pengen nulis surat lamaran tapi berkemasan santai, jangan khawatir! Di artikel ini, kita bakal bahas contoh penulisan amplop lamaran kerja guru dalam bahasa Indonesia yang gak kaku dan bikin kamu terlihat lebih pendekatan sama calon employer. Yuk, simak sampai habis artikelnya ya!

Prinsip-prinsip umum penulisan amplop lamaran kerja


amplop lamaran kerja guru

Bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan guru di Indonesia, terkadang terdapat kesulitan dalam menulis amplop lamaran kerja yang baik dan benar. Padahal, amplop lamaran kerja juga merupakan salah satu faktor penentu dalam perebutan pekerjaan. Sebabnya, meskipun semua hal dalam surat lamaran kerja dipersiapkan dengan matang, namun jika amplopnya tidak tertata rapi dan tidak memenuhi kaidah yang ada, maka dapat dipastikan pihak perusahaan tidak akan memperhatikan surat lamaran kerja yang telah disiapkan dengan matang.

Berikut ini merupakan beberapa prinsip umum dalam penulisan amplop lamaran kerja bagi guru di Indonesia yang harus diperhatikan:

1. Menyebutkan Tujuan Surat di Sudut Kiri Atas

amplop lamaran kerja guru format jpg

Menuliskan tujuan surat pada sudut kiri atas adalah prinsip pertama dalam penulisan amplop lamaran kerja. Hal ini diperlukan, agar surat tersebut dapat ditujukan kepada penerima yang tepat. Pada umumnya, surat lamaran kerja ditujukan kepada staf di bagian HRD atau kepegawaian. Namun, jika nama penerima surat sudah diketahui, maka disarankan untuk menuliskan namanya secara lengkap.

Agar lebih mudah dalam menuliskan tujuan surat, terutama bagi mereka yang tidak mengetahui nama penerima surat, disarankan untuk menuliskan dengan format sebagai berikut:

“Bapak/Ibu Kepala Sekolah
SMK XYZ
Jalan Raya No. 123
Jakarta Timur.”

Dalam format tersebut, pada bagian pertama diisi sesuai dengan jabatan yang sedang ditujukan. Kemudian pada bagian kedua, diisi dengan nama sekolah atau lembaga di mana guru tersebut mengajukan lamaran. Selanjutnya, pada bagian ketiga, diisi dengan alamat lengkap dari sekolah atau lembaga tersebut.

Menurut Hematim Salim dalam bukunya yang berjudul “Job Hunt: Cara Cepat Dapat Kerja” beberapa sekolah memberikan format khusus yang harus dipakai sesuai dengan surat lamaran yang sedang dikirimkan. Misalnya, jika menggunakan surat lamaran berkop, maka disarankan untuk menggunakan format seperti ini:

“Bapak/Ibu Kepala Sekolah
SMK XYZ
Jalan Raya No. 123
Jakarta Timur
Dengan Hormat,
Lampiran : 1 (Satu) Berkas.”

Pada format tersebut, walaupun telah mencantumkan berkas dalam amplop, tetap disarankan untuk menuliskan “Lampiran : 1 (Satu) Berkas” di bawah tulisan Dengan Hormat. Hal ini perlu dilakukan, agar penerima surat dapat mengecek kesesuaian antara isi surat lamaran kerja dengan berkas yang dilampirkan. Selain itu, nasihat dari sumber yang sama menyarankan untuk menggunakan tipe kertas yang sama dengan surat lamaran (jika menggunakan amplop), agar kesan yang diberikan lebih profesional.

2. Menuliskan Alamat Lengkap Pengirim

amplop lamaran kerja guru tulisan tangan

Ketika menuliskan alamat lengkap pengirim, pastikan tulisan tersebut mudah dibaca oleh penerima surat. Ada baiknya, alamat ditulis dengan menggunakan huruf cetak atau mesin ketik, agar surat lamaran kerja tidak terkesan kurang rapi. Tidak hanya alamat, pastikan juga untuk menyertakan nomor telepon dalam amplop lamaran kerja. Apabila pihak perusahaan ingin menghubungi kandidat, maka akan lebih mudah bagi mereka jika terdapat nomor telepon dalam amplop lamaran kerja.

Bagi mereka yang ingin menggunakan tanda tangan tangan, disarankan untuk menulisnya dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Hal ini perlu dilakukan, agar tidak mengganggu bagian lain pada amplop lamaran kerja.

3. Pilih Ukuran Amplop yang Tepat

ukuran amplop lamaran kerja guru

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan amplop lamaran kerja adalah ukurannya. Pastikan ukuran amplop yang digunakan sesuai dengan surat lamaran kerja. Sebagai contoh, jika surat lamaran kerja menggunakan kertas ukuran A4, maka pastikan amplop yang digunakan lebih besar daripada ukuran F4. Dengan begitu, CV dan surat lamaran kerja dapat dimasukkan ke dalam amplop tanpa adanya kusut- kusut yang menganggu.

Baca Juga :   Bupati Bengkalis Kasmarni bagi Tips jadi Pemimpin Perempuan, Pentingnya Dukungan Keluarga

Pada umumnya, ukuran amplop lamaran kerja yang digunakan untuk melamar pekerjaan sangat beragam. Namun, ada beberapa ukuran yang sering digunakan oleh banyak perusahaan seperti ukuran 22 x 11 cm atau 24 x 12 cm. Selain itu, ukuran standard yang sering digunakan untuk surat lamaran kerja juga sering kali disebut sebagai UK. UK sendiri memiliki arti Ukuran Kabinet dan digunakan sebagai referensi ukuran amplop. Adapun ukuran UK yang sering kali digunakan untuk surat lamaran kerja adalah UK.6.

Dalam kesimpulannya, bagi para guru yang sedang mencari pekerjaan di Indonesia, menulis amplop lamaran kerja yang baik dan benar sangatlah penting. Ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan seperti menyebutkan tujuan surat di sudut kiri atas, menuliskan alamat lengkap pengirim, dan memilih ukuran amplop yang tepat. Jika semua prinsip dalam penulisan amplop lamaran kerja ini diperhatikan, maka bisa dipastikan bahwa surat lamaran kerja dan CV dari mereka yang melamar akan terlihat lebih profesional, rapi dan menarik perhatian HRD/penerima surat. Semoga informasi ini bermanfaat bagi para guru yang sedang mencari pekerjaan di Indonesia!

Contoh Format Penulisan Amplop Lamaran Kerja yang Benar


Contoh Amplop Lamaran Kerja

Jika kamu ingin melamar kerja sebagai guru, salah satu dokumen penting yang harus kamu siapkan adalah amplop lamaran kerja. Amplop lamaran kerja biasanya berisi surat lamaran kerja dan berbagai dokumen pendukung lainnya seperti CV, fotokopi KTP, dan sertifikat pendukung lainnya. Untuk membuat amplop lamaran kerja yang baik dan benar, kamu perlu memperhatikan beberapa hal berikut.

Pilih ukuran amplop yang tepat

Ukuran Amplop Lamaran Kerja

Ukuran amplop lamaran kerja perlu diperhatikan agar dokumen yang disertakan tidak rusak. Amplop lamaran kerja biasanya menggunakan ukuran C4 (229 mm x 324 mm) atau C5 (162 mm x 229 mm) yang cukup luas untuk menampung dokumen yang akan dikirimkan. Pilih yang sesuai dengan ukuran dokumen yang akan kamu lampirkan. Selain itu, pastikan amplop yang kamu gunakan tidak rusak dan bersih agar surat kamu tidak mudah rusak atau hilang.

Isi alamat pengirim dan penerima dengan jelas

Alamat Pengirim dan Penerima

Pada bagian depan amplop lamaran kerja, tuliskan alamat pengirim dan penerima dengan jelas. Alamat penerima perlu diberi perhatian khusus agar dokumen kamu tidak salah alamat. Harapannya, surat kamu akan segera sampai ke tempat tujuan. Di bagian pengirim, tuliskan alamat lengkap dan nomor telepon yang mudah dihubungi. Pastikan kerapatan penulisan tidak terlalu rapat sehingga mudah dibaca dan tidak salah dalam penulisan alamat.

Tuliskan keterangan lamaran kerja

Contoh Keterangan Lamaran Kerja

Pada bagian amplop sebelah kiri atas, tuliskan keterangan lamaran kerja dengan jelas dan singkat. Sebagai contoh, kamu dapat menulis “Lamaran Kerja Guru” atau “Lamaran Kerja Guru Matematika”. Ini akan memudahkan pihak perusahaan atau instansi dalam memproses surat kamu. Selain itu, kamu juga bisa menuliskan keterangan lain seperti nomor lamaran atau keterangan lain yang relevan dengan lamaran kerja kamu.

Gunakan tinta yang jelas dan mudah terbaca

Tinta Jelas dan Mudah Terbaca

Untuk membuat tulisan pada amplop lamaran kerja menjadi lebih jelas dan mudah terbaca, gunakan tinta yang jelas dan mudah terbaca seperti tinta hitam atau biru tua. Bila memang suka menggunakan tinta dengan warna lain, pastikan warnanya tidak terlalu mencolok dan sulit dibaca. Selain itu, gunakan tulisan yang baku dan mudah dibaca. Jangan menggunakan tulisan yang terlalu kecil atau terlalu besar agar penerima dapat membaca dengan jelas.

Periksa kembali sebelum di kirim

Periksa Kembali amplop Lamaran Kerja

Sebelum kamu mengirimkan amplop lamaran kerja, pastikan kamu telah memeriksa kembali keseluruhan isi dalam amplop dan tulisan yang ada. Pastikan alamat pengirim dan penerima sudah jelas dan benar serta tidak terbalik-bali. Pastikan pula isi dokumen yang kamu kirimkan lengkap dan sesuai. Pastikan juga tidak ada pengeleman ataupun pengenaan stempel yang mengganggu pengiriman surat kamu. Dengan memeriksa kembali isi amplop dan tulisan yang kamu buat, kamu dapat menghindari kesalahan dan mengirimkan lamaran kerja dengan baik serta tepat waktu.

Demikian adalah beberapa tips membuat amplop lamaran kerja yang baik dan benar. Ingatlah bahwa kemasan lamaran kerja juga memiliki pengaruh penting, jadi pastikan kamu sudah mempersiapkan amplop lamaran kerja sesuai dengan ketentuan yang ada. Semoga kamu sukses dalam melamar pekerjaan sebagai guru.

Tips Menulis Alamat Penerima Amplop Lamaran Kerja


Amplop Lamaran Kerja

Menulis alamat penerima pada amplop lamaran kerja adalah salah satu hal yang penting dalam menunjukkan keseriusan pelamar dalam melamar suatu pekerjaan. Penerima surat harus mudah membaca serta memahami alamat tersebut. Namun, hal ini seringkali diabaikan oleh beberapa pelamar pekerjaan. Berikut adalah beberapa tips dalam menulis alamat penerima pada amplop lamaran kerja:

1. Perhatikan Format Amplop


Format Amplop Lamaran Kerja

Sebelum menulis alamat penerima, pastikan Anda sudah mengetahui format amplop yang benar agar mempermudah penerima dalam membuka amplop lamaran kerja Anda. Format umum amplop lamaran kerja adalah sebagai berikut:

  • Nama dan alamat pelamar di pojok kiri atas
  • Nama dan alamat penerima di tengah
  • Nama dan alamat instansi/perusahaan di pojok kanan bawah
Baca Juga :   Mengenal Industri Teknologi beserta Cara Kerja dan Perannya dalam Perusahaan

2. Gunakan Bahasa yang Jelas


Bahasa Jelas Amplop Lamaran Kerja

Pilihlah kata-kata yang jelas, sesuai dengan aturan ejaan bahasa Indonesia. Gunakan kata-kata yang formal dan sopan agar terkesan profesional. Hindari kata-kata yang terlalu biasa atau slang.

3. Tuliskan dengan Lengkap dan Jelas


Tulisan Lengkap Amplop Lamaran Kerja

Pastikan alamat penerima pada amplop lamaran kerja ditulis dengan lengkap dan jelas, termasuk dengan kode pos. Jangan menuliskan alamat dengan singkat seperti “Jl. Merdeka No. 10” karena itu akan membingungkan penerima dan kemungkinan besar juga akan menghambat proses pengiriman surat. Sebagai contoh, tulislah “Jalan Merdeka Nomor 10, Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Bandung Kota, Kota Bandung, Jawa Barat 40114”. Dengan begitu, penerima akan mudah menemukan alamat yang dituju.

4. Gunakan Huruf Besar dan Jelas


Huruf Besar Amplop Lamaran Kerja

Agar alamat penerima terlihat jelas, gunakanlah huruf besar dan jelas. Selain itu, pastikan tulisan tersebut tidak terlihat berantakan dan tidak mudah terkelupas. Hal itu akan membuat kesan kurang rapi dan kurang baik pada penerima.

5. Cek Kesalahan Penulisan


Cek Kesalahan Amplop Lamaran Kerja

Saat menulis alamat penerima pada amplop lamaran kerja, pastikan Anda tidak melakukan kesalahan penulisan seperti kapitalisasi yang salah, ejaan yang salah, dan sebagainya. Cek kembali tulisan setelah selesai menulis untuk menghindari kesalahan penulisan yang bisa membuat Anda gagal mendapatkan pekerjaan.

Demikianlah beberapa tips dalam menulis alamat penerima pada amplop lamaran kerja. Ingat selalu untuk menulis surat lamaran dengan baik dan benar agar memberikan kesan yang baik pada penerima serta meningkatkan peluang untuk diterima sebagai karyawan impian. Semoga bermanfaat!

Pentingnya Menggunakan Amplop dengan Ukuran dan Kualitas yang Sesuai untuk Lamaran Kerja


amplop lamaran kerja guru

Setiap orang yang ingin melamar pekerjaan pastinya mengharapkan hasil terbaik dari upaya yang dilakukan. Salah satu cara untuk memperbesar kesempatan diterima di suatu posisi kerja adalah dengan mengirimkan lamaran kerja yang rapi dan terstruktur. Namun, selain surat lamaran, penggunaan amplop yang tepat juga merupakan faktor penting dalam menambah nilai profesional pada lamaran kerja. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan amplop untuk lamaran kerja:

1. Ukuran Amplop

Ukuran amplop lamaran kerja sebaiknya disesuaikan dengan dokumen yang hendak disampaikan. Jika Anda mengirimkan lamaran yang terdiri dari beberapa dokumen, seperti CV, sertifikat, dan surat pengalaman kerja, pilihlah amplop berukuran cukup besar agar seluruh dokumen tersebut dapat dimasukkan dengan mudah tanpa merusak tata letak. Amplop yang terlalu kecil akan menyulitkan petugas penerima lamaran dalam mengeluarkannya dari amplop.

2. Warna Amplop

Di Indonesia, bahan dasar pembuatan amplop lamaran kerja umumnya berwarna putih atau coklat muda. Namun, jika Anda ingin memberikan sentuhan personal pada lamaran, Anda dapat memilih amplop dengan warna yang lebih menarik. Namun, jangan sampai pemilihan warna yang berlebihan mengganggu kesan profesional dan formal pada lamaran Anda.

3. Jenis Amplop

Ada dua jenis amplop yang biasa digunakan untuk surat lamaran kerja, yakni amplop biasa (single window) dan amplop jendela (double window). Amplop jendela biasanya lebih banyak dipilih oleh perusahaan karena mempermudah proses pengolahan lamaran. Dalam hal ini, jika perusahaan yang Anda lamar tidak menyebutkan jenis amplop yang digunakan, gunakan amplop biasa yang lebih umum.

4. Kualitas Amplop

amplop berkualitas

Terakhir, namun tak kalah pentingnya, adalah memilih amplop dengan bahan dan kualitas yang baik. Amplop yang terbuat dari kertas berkualitas dapat memberikan kesan bahwa Anda seorang pelamar yang profesional dan serius dalam mengajukan lamaran. Pilihlah amplop yang terbuat dari bahan tebal dan tahan air, sehingga dokumen yang Anda sampaikan tidak rusak atau terlipat akibat kondisi lingkungan yang kurang mendukung.

Terlepas dari hal-hal tersebut, jangan lupa untuk menuliskan alamat tujuan dan pengirim secara jelas dan rapi pada amplop lamaran kerja. Pastikan juga bahwa amplop telah tersegel dengan baik agar dokumen yang Anda kirimkan selamat sampai di tempat tujuan. Jangan ragu untuk memperhatikan hal-hal kecil dalam mengirimkan lamaran kerja, karena hal tersebut dapat memperbesar kesempatan Anda untuk diterima di posisi yang diinginkan. Semoga berhasil!

Terima kasih sudah membaca artikel tentang contoh penulisan amplop lamaran kerja guru ini. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu para pembaca dalam mencari pekerjaan sebagai guru. Jangan lupa untuk mengunjungi website ini lagi untuk membaca artikel-artikel menarik lainnya seputar dunia kerja dan pendidikan di Indonesia.

Salam sukses untuk teman-teman yang sedang mencari pekerjaan. Semoga kalian segera mendapatkan pekerjaan impian kalian.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiPekerja.com di Google News

  • Tinggalkan komentar