GajiPekerja.com

Informasi Gaji Pekerja Indonesia!

3 Oktober 2022

FESTIVAL kembang api di sejumlah wilayah Jepang kembali digelar pascapandemi, salah satunya di Kota Chigasaki, Prefektur Kanagawa, pada Minggu, 4 September 2022 malam.

Ribuan pengunjung berduyun-duyun menuju lokasi acara di Southern Beach, Chigasaki sejak sore hingga jelang pertunjukan dimulai.

Rita, salah satu pengunjung warga negara Indonesia (WNI) asal Indramayu, Jawa Barat, mengaku antusias untuk melihat kembang api bersama keluarganya setelah sempat ditiadakan selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19.

“Karena kemarin-kemarin masih pandemi, sekarang ada kembang api lagi, jadi kepingin lihat,” kata WNI yang sudah tinggal di Negeri Sakura itu selama empat tahun.

(Foto: ANTARA/Juwita Trisna Rahayu)

Setelah melihat pertunjukan kembang api, Rita mengaku senang karena meskipun sebentar kembang api yang ditampilkan sangat bagus. “Senang banget dan bagus,” ujarnya.

Pertunjukan kembang api kali ini memang tidak berdurasi panjang dan tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya sebelum pandemi.

Menurut data Chigasaki Tourist Navigator, kembang api yang diledakkan berjumlah 500 buah dengan durasi selama 15 menit, mulai pukul 19.00-19.15 waktu setempat.

Hal itu berbeda dengan gelaran sebelum pandemi yang biasanya meledakkan sebanyak 3.000 buah dengan durasi selama 30 menit.

Kendati demikian, kembang api yang ditampilkan cukup beragam baik itu dari segi warna cahaya yang muncul maupun dari bentuknya.


Sontak pengunjung pun ikut bersorak saat cahaya kembang api meluncur, meledak di udara dan menghiasi langit di musim panas yang cerah.

Pengunjung yang datang pun dari berbagai rentang usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Banyak juga di antara mereka yang mengenakan pakaian tradisional Jepang, yakni yukata, seperti kimono tetapi dikenakan pada musim panas.

Tidak hanya di Chigasaki, pertunjukan kembang api pun kembali digelar di beberapa kota, di antaranya di Hiratsuka, Yamakita, Nagaoka dan Hida Takayama.

Namun, festival kembang api di beberapa kota dibatalkan karena kenaikan kasus Covid-19, seperti di Sungai Sumida dan Edogawa, Tokyo dan Kamakura, Kanagawa.

Artikel ini bersumber dari : travel.okezone.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiPekerja.com di Google News