Cerita Fabiola, WNI yang Hamil dan Melahirkan di Belgia: Gila, Tunjangannya Banyak Banget!

INDOZONE.ID – Hamil dan melahirkan di negeri orang memang terasa berat karena jauh dari kerabat dan keluarga, tapi ternyata sistem dukungan dari pasangan dan fasilitas yang diberikan negara secara cuma-cuma akan melancarkan proses hamil sampai melahirkan. 

Belgia memiliki penerimaan pajak tertinggi di kelompok negara maju dunia dan menempatkan penerimaan pajaknya untuk membiayai program pelayanan kesehatan yang kuat, serta program pendidikan dan jaminan sosial.

Berikut fasilitas yang diberikan oleh Belgia kepada ibu hamil dan melahirkan secara cuma-cuma.

1. Tunjangan Hamil

cek kehamilan di belgia
Fasilitas pemeriksaan tekanan darah gratis (Z Creators/Fabiola Lawalata)

Setiap perempuan yang positif hamil, mulai dari kandungan berusia 3 bulan bisa mendaftarkan kehamilannya berikut dengan surat dokter ke pemerintah. Dengan mendaftarkan kehamilan, calon ibu berhak mendapatkan tunjangan kehamilan sejumlah Rp17 juta. 

Dana ini akan ditransfer ke rekening ibu (enggak boleh ke rekening suami) pada saat kehamilan masuk ke usia 7 bulan. 

Dana ini bisa digunakan sang ibu untuk mempersiapkan kebutuhan kecil jika lahir nanti. 

Jika di atas usia kandungan 3 bulan terjadi keguguran, si ibu tetap akan menerima dana tersebut. 

“Enggak semua negara di Eropa menawarkan fasilitas ini lho, bahkan negara tetangga, Belanda saja enggak punya fasilitas ini. Di Belanda uang tunjangan bulanan anak juga cenderung lebih kecil jumlahnya,” kata Fabiola Lawalata, Tim Z Creators yang sempat merasakan hamil dan melahirkan di Belgia.

2. Uang Tunjangan Anak Tiap Bulan 

Sejak anak dilahirkan, setiap bulannya si anak akan mendapatkan tunjangan dari pemerintah yang ditransfer ke rekening sang ibu.

Baca Juga :   Main Bareng Shenina Cinammon di Film Cross The Line, Chicco Perankan Sosok Ini
pengalaman melahirkan di belgia
Pengalaman melahirkan di Belgia (Z Creators/Fabiola Lawalata)

Jumlah tunjangannya adalah sebesar Rp2,5 juta, cukup untuk keperluan dasar si anak seperti popok dan susu formula setiap bulan.

Ketika anak memasuki usia sekolah, akan ada tambahan tunjangan lainnya untuk memperlancar proses belajar si anak. 

Sedangkan untuk anak dengan kebutuhan khusus akan diberikan tambahan tunjangan untuk orang tua dan si anak.

3. Posyandu yang Pro Aktif

Kind en Gezin atau posyandu di Belgia sangat proaktif membantu memberikan informasi tentang kehamilan, melahirkan sampai menyusui dan menjaga bayi yang baru lahir. 

bayi di belgia
Staf posyandu datang ke rumah untuk memeriksa newborn baby (Z Creators/Fabiola Lawalata)

Karena keadaan ibu hamil dan melahirkan yang belum mobile, maka staf posyandu akan mendatangi rumah si ibu untuk memberikan informasi tersebut. Kind en Gezin juga membuka pintunya untuk vaksin bayi dan semua vaksin bayi dan anak di Belgia hampir semuanya gratis.

Menjelang melahirkan, akan ada paket yang dikirim ke rumah, berisi pakaian bayi dan perlengkapan mandi. 

4. Fasilitas Bidan Datang ke Rumah 

Dua bulan pertama sejak ibu melahirkan, tersedia jasa bidan yang datang berkunjung ke rumah secara gratis. Ia akan memeriksa keadaan bayi yang baru lahir dan memastikan tumbuh kembangnya, sampai melakukan tes pendengaran sejak dini.

bayi di belgia
Pemeriksaan pendengaran sejak dini gratis (Z Creators/Fabiola Lawalata)

Bukan saja untuk bayi tapi juga untuk sang ibu, bidanpun memastikan enggak ada komplikasi sejak melahirkan, khususnya jika si ibu melahirkan secara c-section atau caesar.

Untuk ibu yang memutuskan untuk memberikan ASI kepada bayinya, akan ada tambahan perhatian untuk hal itu.

“Sebagai ibu baru pastinya ngeri banget harus cek pusar anak yang baru lahir, ditambah lagi saya melahirkan secara caesar yang jahitannya masih basah. Bersyukur banget ada fasilitas bidan datang ke rumah ini, jadi bisa dicek secara dini jika ada komplikasi,” tambah Fabiola.

5. Ada Asisten yang Membantu Secara Cuma-Cuma

Bukan saja bidan yang setiap waktu bisa datang ke rumah, setiap ibu yang baru melahirkan juga berhak mendapatkan bantuan, seperti untuk membersihkan rumah, berbelanja ke supermarket, sampai memasak. 

Baca Juga :   Gaji TKI di Islandia
bayi di belgia
Fasilitas rumah sakit untuk newborn baby (Z Creators/Fabiola Lawalata)

Asisten ini juga bisa membantu menjaga anak untuk sementara waktu si ibu bisa beristirahat. 

Hal ini tersedia karena bukan budaya rumah tangga di Belgia memiliki asisten rumah tangga dan babysitter seperti halnya di Indonesia.

6. Urusan Cuti

Untuk ibu melahirkan yang memiliki kewajiban bekerja berhak atas cuti selama 15 minggu, sedangkan pasangannya berhak mendapatkan cuti selama 10 hari sejak si bayi lahir. 

melahirkan di belgia
Cek lokasi melahirkan di rumah sakit (Z Creators/Fabiola Lawalata)

Di Belgia juga mengenal istilah parental leave atau cuti yang diberikan kepada orang-tua untuk merawat anaknya, lamanya sebanyak 4 bulan dan bisa dicicil pengunaannya sampai si anak berusia 12 tahun.

Artikel menarik lainnya:

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators
Z Creators


Artikel ini bersumber dari : www.indozone.id.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiPekerja.com di Google News

  • Tinggalkan komentar