GajiPekerja.com

Informasi Gaji Pekerja Indonesia!

3 Oktober 2022

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Dua narasumber berlatar belakang wirausaha, yakni Nikmatul Lailiyah dan Saras Pramudya berbagi tips untuk membangkitkan ekonomi masyarakat di Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo.

Dua narasumber tersebut menyampaikan gagasannya dalam kegiatan dialog Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada Ahad (4/9/2022) di Balai Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo.

Pengusaha biofarmaka asal Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Nikmatul Lailiyah saat dikonfirmasi Pacitanku.com mengaku bangga dengan inisiatif para pemuda di Desa Kasihan yang memiliki ide membuat forum dialog UMKM.

“Saya sangat bangga dengan pemuda di Desa Kasihan karena sudah mempunyai ide yang sangat bagus, insyaallah mudah-mudahan UMKM di Desa Kasihan menjadi lebih bangkit,”kata perempuan yang memiliki sejumlah produk kemasan berbahan baku empon-empon ini.

Secara khusus, Laily menyampaikan salah satu kunci untuk pengembangan UMKM adalah didasari dengan niat.

“Kemudian kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas,”ujarnya.

Terkait potensi yang bisa dikembangkan di Desa Kasihan, Laily menuturkan di desa dengan jumlah penduduk cukup besar, yakni kisaran 8 ribu jiwa ini memiliki potensi pohon kelapa, pohon aren dan singkong.

Dua narasumber berlatar belakang wirausaha, yakni Nikmatul Lailiyah dan Saras Pramudya berbagi tips untuk membangkitkan ekonomi masyarakat di Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo.

“Tadi peserta dialog menyampaikan disini ada banyak pohon kelapa, aren dan singkong, saya mohon pemuda bangkit di kasihan bisa mengolah hasil dari nira aren dan nira kelapa, yang lebih maju dan lebih bagus lagi,”ungkapnya.

Sebagai contoh, olahan aren dan kelapa bisa diolah menjadi gula jahe cokot dan gula semut yang lebih prospek untuk dipasarkan.

“Tolong angkatlah rencana tersebut, gula kelapa yang tidak monoton, karena pasar besar sangat menanti hal-hal seperti itu,”ujar dia.

Sementara, pengusaha sektor ternak sapi asal Desa Kasihan, Saras Pramudya mengapresiasi kegiatan dialog UMKM dengan tema “Pemuda dan UMKM Bangkit, Desa Sejahtera” yang diselenggarakan oleh Komunitas Bangga Kasihan bekerja sama dengan Pemerintah Desa Kasihan itu.

“Acara ini bermanfaat, bagus, tentunya memberikan pemantik kepada para warga Kasihan untuk berani berusaha, karena berani untuk memulai wirausaha itu salah satunya membangkitkan ekonomi, tinggal kita mengelola mereka terus semangat,”paparnya.

Pihaknya mengatakan perusahaan yang dikelola saat ini yang dipusatkan di Kota Surakarta juga akan menjalin kemitraan dengan warga Desa Kasihan.

“Karena saya juga asli sini, sehingga membangun chemistry warganya lebih enak dan rasa persaudaraan bisa diikat, sehingga kedepan kita bisa membangun kemitraan,”pungkasnya.

Sebaga informasi, Komunitas Bangga Kasihan bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kasihan menggelar kegiatan dialog Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada Ahad (4/9/2022) di Balai Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo.

Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya untuk membangkitkan ekonomi masyarakat Desa paska dihantam pandemi.

Dialog itu menghadirkan tiga narasumber. Adapun ketiganya adalah Kepala Desa Kasihan Masduki sebagai keynote speaker. Kemudian pengusaha biofarmaka asal Kecamatan Bandar Nikmatul Lailiyah dan juga pengusaha di sektor ternak sapi Saras Pramudya.

Selain menggelar dialog, kegiatan itu juga sekaligus launching komunitas Bangga Kasihan serta festival UMKM pada bulan Oktober 2022 mendatang.

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Komunitas Bangga Kasihan, Pemdes Kasihan. Selain itu kegiatan ini juga turut didukung oleh Yayasan Karya Baru Pacitan (KBP),Toko Bangunan (TB) Barokah Makmur, Lembu Amanah, Sapi Balap dan Toko GM Kinana Kasihan.


Artikel ini bersumber dari : pacitanku.com.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiPekerja.com di Google News