GajiPekerja.com

Informasi Gaji Pekerja Indonesia!

30 September 2022

JAKARTA, investor.id – BeritaSatu Media Holdings (BSMH) dan Universitas Pelita Harapan (UPH) bekerja sama menyelenggarakan Program Magang Kampus Merdeka. Dalam program ini, sebanyak 29 Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi UPH semester V akan digembleng selama satu semester oleh para tenaga pengajar (trainer) BSMH dan sejumlah trainer dari eksternal BSMH yang kompeten di bidang jurnalistik.

Seremoni pembukaan menandai dimulainya program magang berlangsung hari ini, Senin (12/9/2022), dihadiri oleh Pelaksana Tugas Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek, Prof Nizam; Presiden Komisaris BSMH, Enggartiasto Lukito; Executive Director Yayasan Pendidikan Pelita Harapan, Stephanie Riady; CEO BSMH, Rio Abdurrahman; COO BSMH, Anthony Wonsono; dan Pemimpin Redaksi Investor Daily Primus Dorimulu.

Komisaris Utama BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Enggartiasto Lukita. (B1/David Gita Roza)

Baca juga: Rektor UPH: Kemerdekaan dalam Belajar Tingkatkan Prestasi Mahasiswa

Pada pembukaan program magang tersebut, juga ditandatangani MoU (Memorandum of Understanding) antara BSMH dan UPH.

Stephanie Riady menyatakan, Kampus Merdeka merupakan kelanjutan dari kebijakan baru “Merdeka Belajar” yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Program Magang Kampus Merdeka ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis di dunia industri atau dunia profesi yang sebenarnya.

Baca juga: Enggartiasto Lukita: Sistem Pendidikan Perlu Diredesain

Program tersebut berlangsung selama satu semester atau setara 20 SKS, melalui pembelajaran langsung di tempat kerja mitra magang. Diharapkan, mahasiswa akan mendapatkan hard skill dan soft skill, sehingga lebih percaya diri dalam memasuki dunia kerja dan karier.

Direktur Eksekutif Yayasan Pendidikan Pelita Harapan, Stephanie Riady, memberi sambutan pada pembukaan Program Magang Kampus Merdeka UPH-BSMH di Jakarta, Senin, 12 September 2022. (B1/David Gita Roza)

Mulai kick off hari ini hingga akhir Januari 2023, para mahasiswa akan dibekali dengan teori dan praktif jurnalistik, dengan komposisi kurikulum 30% teori dan 70% praktik lapangan. Mahasiswa akan banyak fokus belajar digital journalism, meskipun tetap mempelajari teknik pembuatan konten multi-platform, sesuai platform yang berada di bawah payung Grup BSMH, yaitu media televisi, media online, dan media cetak.

Baca juga: RUU Sisdiknas, Pendidikan Pancasila Jadi Mapel Wajib

Lebih dari 25 trainer dengan pengalaman jurnalistik lebih dari 20 tahun akan memberikan kuliah dan sharing experience terbaiknya. Presiden Komisaris BSMH, Enggartiasto Lukito akan menyampaikan kuliah umum (studium generale). Anggota Dewan Pers, Agus Sudibyo, juga akan menyampaikan materi.

Selain banyak menjalankan praktik lapangan, para mahasiswa dan trainer akan mengadakan Focus Group Discussion untuk membahas materi pengajaran maupun hasil dari praktik lapangan. Evaluasi dilakukan setiap akhir bulan.

Editor : Jauhari Mahardhika ([email protected])


Artikel ini bersumber dari : investor.id.

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiPekerja.com di Google News